Pengajaran Tentang HATI – Dalam Kitab Amsal

Pengajaran Tentang Hati
Bermitranya Hati TUHAN dan Hati Manusia
Dinamika Kehidupan
Pada Masa Keemasan dan Kejayaan Seperti
Masa Raja Salomo Memerintah. 
Yang Diulas Dalam Kitab AMSAL Salomo

Misteri HATI TUHAN :

01. Amsal 1:23     : Berpalinglah kamu kepada teguranKU !
                             Sesungguhnya, AKU hendak mencurahkan isi hatiKU kepadamu dan
                                                                         memberitahukan perkataanKU kepadamu.
02. Amsal 23:15   : Hai anakKU, jika hatimu bijak, hatiKU juga bersukacita.
03. Amsal 27:11   : AnakKU, hendaklah engkau bijak, sukakanlah hatiKU,
                             supaya aku dapat menjawab orang yang mencela AKU.
04. Amsal 6:16     : Enam perkara ini yang dibenci TUHAN, bahkan
                             tujuh perkara yang menjadi kekejian bagi hati-NYA.
                             mata sombong, lidah dusta,
                             tangan yang menumpahkan darah orang yang tidak bersalah,
                             hati yang membuat rencana-rencana yang jahat,
                             kaki yang segera lari menuju kejahatan,
                             seorang saksi dusta yang menyembur-nyemburkan kebohongan,
                             dan yang menimbulkan pertengkaran saudara.

Misteri Hubungan TUHAN dengan Hati Manusia :

01. Amsal 15:11   : Dunia orang mati dan kebinasaan terbuka di hadapan TUHAN,
                             lebih-lebih hati anak manusia !
02. Amsal 20:27   : Roh manusia adalah pelita TUHAN
                             yang menyelidiki seluruh lubuk hatinya.
03. Amsal 16:2     : Segala jalan orang adalah bersih menurut pandangannya sendiri,
                             tetapi TUHANlah yang menguji hati.
04. Amsal 21:2     : Setiap jalan orang adalah lurus menurut pandangannya sendiri,
                             tetapi TUHANlah yang menguji hati.
05. Amsal 17:3     : Kui adalah untuk melebur perak dan perapian untuk melebur emas,
                             tetapi TUHANlah yang menguji hati.
06. Amsal 16:9     : Hati manusia memikir-mikirkan jalannya,
                             tetapi TUHANlah yang menentukan arah langkahnya.
07. Amsal 16:1     : Manusia dapat menimbang-nimbang dalam hati,
                             tetapi jawaban lidah berasal dari pada TUHAN.
08. Amsal 19:21   : Banyaklah rancangan di hati manusia,
                             tetapi keputusan TUHANlah yang terlaksana.
09. Amsal 27:19   : Seperti air mencerminkan wajah,
                             demikianlah hati manusia mencerminkan manusia itu.
10. Amsal 20:5     : Rancangan di dalam hati manusia itu seperti air yang dalam,
                             tetapi orang yang pandai tahu menimbanya.
11. Amsal 20:6     : Banyak orang menyebut diri baik hati,
                             Tetapi orang yang setia siapakah menemukannya ?
12. Amsal 20:9     : Siapakah dapat berkata :
                             “Aku telah membersihkan hatiku, aku tahir dari pada dosaku ?”
13. Amsal 4:23     : Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan,
                             karena dari situlah terpancar kehidupan.

Misteri Hati Manusia dalam Kehidupan Sehari-hari :

Kondisi Positif :

01. Amsal 13:19a : Keinginan yang terlaksana menyenangkan hati.
02. Amsal 22:18   : Karena menyimpannya dalam hati akan menyenangkan bagimu.
                             bila semuanya itu tersedia pada bibirmu.
03. Amsal 16:24   : Perkataan yang menyenangkan adalah seperti sarang madu,
                             manis bagi hati dan obat bagi tulang-tulang.
04. Amsal 17:22   : Hati yang gembira adalah obat yang manjur,
                             tetapi semangat yang patah mengeringkan tulang.
05. Amsal 15:13a : Hati yang gembira membuat muka bersei-seri.
06. Amsal 14:30a : Hati yang tenang menyegarkan tubuh.
07. Amsal 15:30a : Mata yang bersinar-sinar menyukakan hati.
08. Amsal 27:9a   : Minyak dan wangi-wangian menyukakan hati.

Kondisi Negatif :

01. Amsal 13:12a : Harapan yang tertunda menyedihkan hati.
02. Amsal 15:4b   : Lidah curang melukai hati.
03. Amsal 15:13b : Kepedihan hati mematahkan semangat.
04. Amsal 14:10   : Hati mengenal kepedihannya sendiri,
                             dan orang lain tidak dapat turut merasakan kesenangannya.
05. Amsal 14:13   : Di dalam tertawa pun hati dapat merana,
                             dan kesukaan dapat berakhir dengan kedukaan.
06. Amsal 12:25a : Kekuatiran dalam hati membungkukkan orang.
07. Amsal 27:4     : Panas hati kejam dan murka melanda,
                             tetapi siapa dapat tahan terhadap cemburu ?
08. Amsal 12:16a : Bodohlah yang menyatakan sakit hatinya seketika itu juga.
09. Amsal 27:3     : Batu adalah berat dan pasir pun ada beratnya,
                             tetapi lebih berat dari kedua-duanya adalah
                             sakit hati terhadap orang bodoh.
10. Amsal 19:3     : Kebodohan menyesatkan jalan orang,
                             lalu gusarlah hatinya terhadap TUHAN.

Kondisi Diri Kita Sendiri :

01. Amsal 5:12     : Lalu engkau akan berkata :
                             “Ah, mengapa aku benci kepada didikan, dan hatiku menolak teguran;”
02. Amsal 24:10   : Jika engkau tawar hati pada masa kesesakan, kecillah kekuatanmu.
03. Amsal 23:33   : Lalu matamu akan melihat hal-hal yang aneh,
                             dan hatimu mengucapkan kata-kata yang kacau.

Perintah TUHAN Terhadap Hati Manusia :

01. Amsal 3:5       : Percayalah kepada TUHAN dengan segenap hatimu,
                             dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri.
02. Amsal 23:19b : Hai anakKU, tujukanlah hatimu ke jalan yang benar.
03. Amsal 2:1b     : Hai anakKU, jikalau engkau menyimpan perintahKU di dalam hatimu.
04. Amsal 7:1b     : Hai anakKU, simpanlah perintahKU dalam hatimu.
05. Amsal 3:1b     : Hai anakKU, biarlah hatimu memelihara perintahKU.
06. Amsal 4:4a     : Biarlah hatimu memegang perkataanKU.
07. Amsal 2:2b    : Engkau menenderungkan hatimu kepada kepandaian.
08. Amsal 2:10a  : Karena hikmat akan masuk ke dalam hatimu.

Loh Hati dan Lubuk Hati :

01. Amsal 3:3b     : Kalungkanlah itu pada lehermu, tuliskanlah itu pada loh hatimu.
02. Amsal 7:3       : Tambatkanlah semuanya itu pada jarimu,
                             dan tulislah itu pada loh hatimu.
03. Amsal 6:21     : Tambatkanlah senantiasa semuanya itu pada hatimu,
                             kalungkanlah pada lehermu.
04. Amsal 4:21     : Janganlah semuanya itu menjauh dari matamu,
                             simpanlah itu di lubuk hatimu.
05. Amsal 20:30b : Pukulan membersihkan lubuk hati.

Kerendahan Hati VS Tinggi Hati :

Kerendahan Hati :

01. Amsal 22:4     : Ganjaran kerendahan hati dan takut akan TUHAN adalah
                             kekayaan, kehormatan dan kehidupan.
02. Amsal 15:33b : Kerendahan hati mendahului kehormatan.
03. Amsal 18:12b : Kerendahan hati mendahului kehormatan.
04. Amsal 3:34b   : Orang yang rendah hati dikasihani-NYA.
05. Amsal 29:23b : Orang yang rendah hati, menerima pujian.
06. Amsal 16:19   : Lebih baik merendahkan diri dengan orang yang rendah hati
                             dari pada membagi rampasan dengan orang congkak.
07. Amsal 11:2b   : Hikmat ada pada orang yang rendah hati.

Tinggi Hati :

01. Amsal 16:5     : Setiap orang yang tinggi hati adalah kekejian bagi TUHAN;
                             sungguh, ia tidak akan luput dari hukuman.
02. Amsal 21:4     : Mata yang congkak dan hati yang sombong,
                             yang menjadi pelita orang fasik, adalah dosa.
03. Amsal 16:18   : Kecongkakan mendahului kehancuran, dan
                             tinggi hati mendahului kejatuhan.
04. Amsal 18:12b : Tinggi hati mendahului kehancuran.

Serong Hati :

01. Amsal 11:20a  : Orang yang serong hatinya adalah kekejian bagi TUHAN.
02. Amsal 22:5      : Duri dan perangkap ada di jalan orang yang serong hatinya;
                              siapa ingin memelihara diri menjauhi orang itu.
03. Amsal 12:8b   : Orang yang serong hatinya, akan dihina.
04. Amsal 17:20a : Orang yang serong hatinya tidak akan mendapat bahagia.

Misteri Hati Penuh dengan Kefasikan, Kejahatan dan Kelaliman :

01. Amsal 21:10     : Hati orang fasik mengingini kejahatan dan
                               ia tidak menaruh belas kasihan kepada sesamanya.
02. Amsal 6:12-14 : Tak bergunalah dan jahatlah orang yang hidup serong,
                               yang hidup dengan mulut serong ,
                               yang mengedipkan matanya,
                               yang bermain kaki dan menunjuk-nunjuk denga jari,
                               yang hatinya mengandung tipu muslihat,
                               yang senantiasa merencanakan kejahatan, dan
                               yang menimbulkan pertengkaran.
03. Amsal 24:2       : Karena hati mereka memikirkan penindasan dan
                               bibir mereka membicarakan bencana.
04. Amsal 12:20a   : Tipu daya ada di dalam hati orang yang merencanakan kejahatan.

Iri Hati :

05. Amsal 3:31       : Janganlah iri hati kepada orang yang melakukan kelaliman, dan
                               janganlah memilih satu pun dari jalannya.
06. Amsal 23:17     : Janganlah hatimu iri kepada orang-orang yang berdosa,
                               tetapi takutlah akan TUHAN senantiasa.
07. Amsal 14:30b   : Iri hati membusukkan tulang

Misteri Pembenci, Pemfitnah dan Perzinahan :

01. Amsal 26:24-26 : Si pembenci berpura-pura denganbibirnya,
                                 tetapi dalam hati dikandungnya tipu daya.
                                 kalau ia ramah, janganlah percaya padanya,
                                 karena tujuh kekejian ada dalam hatinya,
                                 Walaupun kebenciannya diselubungi tipu daya,
                                 kejahatannya akan nyata dalam jemaah.
02. Amsal 18:8         : Perkataan pemfitnah seperti sedap-sedapan,
                                 yang masuk ke lubuk hati.
03. Amsal 26:22       : Seperti sedap-sedapan perkataan pemfitnah masuk ke lubuk hati.
04. Amsal 6:25         : Janganlah menginginkan kecantikannya dalam hatimu,
                                 janganlah terpikat oleh bulu matanya.
05. Amsal 7:25         : janganlah hatimu membelok ke jalan-jalan perempuan itu, dan
                                 janganlah menyesatkan dirimu di jalan-jalannya.
06. Amsal 7:23         : Sampai anak panah menembus hatinya;
                                 seperti burung dengan cepat menuju perangkap,
                                 dengan tidak sadar bahwa hidupnya terancam.
07. Amsal 23:7         : Sebab seperti orang yang membuat perhitungan dalam
                                 dalam dirinya sendiri, demikianlah ia,
                                 “Silakan makan dan minum.” katanya kepadamu,
                                  tetapi ia tidak tulus hati terhadapmu.

Orang yang Hatinya ……… :

01. Amsal 14:14a  : Orang yang murtad hatinya menjadi kenyang dengan jalannya.
02. Amsal 28:14b  : Orang yang mengeraskan hatinya akan jatuh ke dalam malapetaka.

Orang Bebal, Orang Muda Pemalas dan Kebodohan :

01. Amsal 22:15a : Kebodohan melekat pada hati orang muda.
02. Amsal 17:25   : Anak yang bebal menyakiti hati ayahnya, dan memedihkan hati ibunya.
03. Amsal 8:5b     : Hai orang bebal, mengertilah dalam hatimu.
04. Amsal 14:33b : Hikmat tidak dikenal di dalam hati orang bebal.
05. Amsal 18:2     : Orang bebal tidak suka kepada pengertian,
                             hanya suka membeberkan isi hatinya.
06. Amsal 12:23b : Hati orang bebal menyeru-nyerukan kebodohan.
07. Amsal 15:7b   : Hati orang bebal tidak jujur.
08. Amsal 28:26a : Siapa percaya kepada hatinya sendiri adalah orang bebal.
09. Amsal 13:4a   : Hati si pemalas penuh keinginan, tetapi sia-sia.

Bijak Hati dan Berpengertian :

01. Amsal 11:30b : Siapa bijak, mengambil hati orang
02. Amsal 10:8a   : Siapa bijak hati memperhatikan perintah-perintah
03. Amsal 16:23a : Hati orang bijak menjadikan mulutnya berakal budi,
                             dan menjadikan bibirnya lebih dapat meyakinkan.
04. Amsal 16:21a : Orang yang bijak hati disebut berpengertian.
05. Amsal 14:33a : Hikmat tinggal di dalam hati orang yang berpengertian.
06. Amsal 15:14a : Hati orang berpengertian mencari pengetahuan.
07. Amsal 18:15a : Hati orang berpengertian memperoleh pengetahuan.
08. Amsal 13:4b   : Hati orang rajin diberi kelimpahan.
09. Amsal 25:13   : Seperti sejuk di musim panen,
                             demikianlah pesuruh yang setia bagi orang-orang yang menyuruhnya.
                             Ia menyegarkan hati tuan-tuannya.

Misteri Hati Raja :

01. Amsal 21:1     : Hati raja seperti batang airdi dalam tangan TUHAN,
                             dialirkan-NYA ke mana Ia ingini.
02. Amsal 25:3     : Seperti tinggi langit dan dalamnya bumi,
                             demkianlah hati raja-raja tak terduga.
03. Amsal 22:11   : Orang yang mencintai kesucian hati dan
                             yang manis bicaranya menjadi sahabat raja.
04. Amsal 15:28a : Hati orang benar menimbang-nimbang jawabannya.

Kemurahan Hati :

01. Amsal 24:17-18 : Janganlah bersukacita kalau musuhmu jatuh,
                                janganlah hatimu beria-ria kalau ia terperosok,
                                supaya TUHAN tidak melihatnya dan menganggapnya jahat,
                                lalu memalingkan murkanya dari pada orang itu.
02. Amsal 11:17a     : Orang yang murah hati berbuat baik kepada diri sendiri.
03. Amsal 22:9         : Orang yang baik hati akan diberkati,
                                 karena ia membagi rezekinya dengan si miskin.

Hati Perempuan dengan Keluarga :

01. Amsal 11:16a  : Perempuan yang baik hati beroleh hormat.
02. Amsal 31:11a  : Hati suaminya percaya kepadanya.

Hati Gembira Vs Hati Sedih :

01. Amsal 15:15b : Orang yang gembira hatinya selalu berpesta.
02. Amsal 25:20   : Orang yang menyanyikan nyanyian untuk hati yang sedih adalah
                             seperti orang yang menanggalkan baju di musim dingin,
                             dan seperti cuka pada luka.

EFY Bride Hineni

0